Arsip

Arsip untuk Maret, 2009

MAUKAH ANDA MELAKUKANYA…??

Categories: Pendidikan Bangsa

Bersyukur

bersyukur-motivasi Coba anda sisihkan waktu sejenak untuk bersyukur atas hal-hal
baik dalam hidup anda. Renungkan tentang apa yang telah anda
capai, orang-orang yang memperhatikan anda, pengalaman yang
telah anda dapatkan, keahlian dan minat yang anda miliki, apa
yang anda percayai, dan hal-hal terindah dalam hidup anda.

Hal-hal yang anda hargai, pelihara, dan jaga, akan terus meningkat
dalam hidup anda. Kelimpahan dimulai dengan rasa syukur. Dengan
rasa syukur yang tulus – anda menghargai apa yang telah anda
miliki – yang selanjutnya akan mendorong anda secara mental,
spiritual, dan fisik – untuk mencapai apa saja yang menjadi
tujuan anda.

Bagaimana mungkin anda mendapatkan hal-hal yang lebih besar -
bila anda tidak bersyukur atas yang anda telah miliki sekarang?
Toh semuanya, hanya bisa dimulai dengan apa yang anda TELAH
miliki sekarang.

Anda tahu, bahwa anda dapat mencapai tujuan, karena anda pernah
merintis hal seperti itu. Pengalaman adalah milik anda yang
patut disyukuri. Siapa bilang tidak ada hal yang bisa disyukuri…?

Segalanya dalam jangkauan anda – saat anda bersyukur akan apa
yang telah anda dapatkan.

Categories: kehidupan

DOA YANG BIASA

berdoa1

Tuhan, aku tidak memintamu untuk menjadikanku kaya raya karena kekayaan tak ada artinya tanpa kesadaran bahwa itu semua fana
Tuhan, aku tidak memintamu untuk menjadikanku jenius luar biasa karena kejeniusan tanpa kedewasaan hanya akan menimbulkan marabahaya

Tuhan, aku tidak memintamu untuk menjadikanku pemimpin masyarakatkarena tanpa keikhlasan kepemimpinan hanya mengundang malapetaka
Tuhan, aku tidak memintamu untuk membebaskanku dari permasalahan karena setiap masalah adalah peluang terbaik untuk memahami kehidupan
Tuhan, aku tidak memintamu untuk menjadikanku pemenang karena setiap kemenangan yang masih mengalahkan bukanlah kesejatian

Hanya satu yang kumintakan pada-Mu dari lubuk hatiku terdalam, izinkan aku untuk memahami segala kehendak-Mu sehingga aku tak repot-repot membawa ambisiku yang fana
Sehingga saat Kau panggil aku untuk menghadap-Mu tak kusesali sedetikpun hidupku di dunia-Mu ini…

Categories: kehidupan

Yuk nonton video…!!!

Wahai para pengunjung yang terhormat…

mari nonton video dulu biar nggak stresss….!

JANGAN LUPA PAKE HEADSET NYA..!!


Categories: kehidupan

Melukis Kanvas Baru

Apa yang terbentang di sepanjang umur kita
Menjadi ladang bagi tumbuhnya niat baik dan cinta
Menjadi pelangi bagi mendung yang hilang
Dan menyelipkan cahaya di sela daun-daun sejuk berembun

Ketika ladang itu tumbuh menjadi sebesar kehidupan
Maka kebersamaan menjadi jawaban terindah
Untuk menumbuhkan tunas kebaikan, keindahan dan kebahagiaan

Sehingga setiap panen senantiasa dihiasi tawa riang
Dan hangatnya semangat kebersamaan

Bukannya tak penting menentukan dimana kita akan tinggal
Dan berapa bakul nasi yang akan terhidang di pagi hari

Bukannya tak penting kemana kita akan pergi membasuh penat
Dan kelebihan hasil bumi yang akan kita bagikan pada handai taulan

Tapi cinta itu sendiri sudah cukup membayar semuanya
Karena menjalani hidup adalah soal bagaimana belajar saling mempercayai
Dan bagaimana mengatasi setiap persoalan dengan senyuman

Dilandasi kokohnya genggaman tangan untuk terus melangkah
Dalam gelap dan sakitnya perjalanan mewujudkan impian bersama
Dengan peluh dan air mata yang makin menguatkan langkah
Perjalanan seusia waktu untuk menggapai indahnya cahaya di masa depan

Kupersembahkan padamu sebuah kanvas kosong
Yang dibingkai dengan cinta putih
Dan dikencangkan ikatannya oleh kasih sayang

Selamat melukis di kanvas kehidupan

Categories: kehidupan

Potret Anak Jalanan

Maret 19, 2009 1 komentar

pestabloggerphotocontestcom1

Kisah Mereka tak ?Seindah? Kalian

BAGI kita, remaja yang memiliki orang tua berkecukupan, tentu kehidupan ini bias dilalui dengan indah. Apalagi yang bisa mengecap ?nikmatnya? bangku sekolah.
Selain bisa mendapatkan pendidikan sebagai bekal masa depan, kita juga bias merasakan romantika remaja di sekolahan. Kata sebagian orang sih, nantinya kenangan yang paling dikenang adalah masa-masa indah di sekolah.

Namun bagaimana mereka yang tidak bisa mengenyam kehidupan yang menyenangkan seperti remaja lain? Padahal di sekeliling kita begitu banyak remaja yang orang tuanya tak mampu, bahkan tidak punya sama sekali. Seperti Sapri misalnya, seorang anak jalanan yang ditemui di dekat masjid Almarkaz Al Islami, belum lama ini. Yap, kehidupan cowok tangguh berusia 16 tahun ini adalah potret sisi lain kehidupan remaja masa kini yang benar-benar berbeda.

Hari-hari Sapri lebih banyak dihabiskan di jalanan. Tak ada waktu untuk ikut meramaikan kegiatan remaja di anjungan Pantai Losari maupun tempat hiburan lainnya. Apalagi untuk shopping di toko-toko distro dan berburu pakaian model terbaru. Sapri juga tak melanjutkan sekolah sehabis tamat SD. Alasan ekonomi katanya.

Karena itu, Sapri pun terjun ke dunia kerja. Waktunya tersita untuk bekerja dan mengumpulkan rupiah. Tak ada euforia berlebihan dan warna-warni kehidupan remaja masa kini di dirinya. Matanya nanar ketika menceritakan itu.

Nah, adakah teman-teman remaja peduli akan kehidupan yang dilakoni Sapri? Ataukah remaja masa kini hanya sibuk dengan tren fashion dan hura-hura di party-party?

?Iya juga sih kalau dipikir-pikir. Ternyata ada juga anak muda di luar sana yang tidak seberuntung kita. Ketika kita sedang asyik bercanda ria dengan teman-teman di sekolah, mereka malah sibuk di jalanan mencari uang untuk sekadar makan,? komen Hamka, siswa kelas XII IPA-1 SMAN 17 Makassar, setelah berpikir sejenak.

Maka menurut cowok yang tengah giat-giatnya belajar jelang ujian nasional ini, remaja yang lain harusnya lebih peduli. ?Bolehlah kita having fun, tapi jangan terlalu larut dong. Kalau perlu kita harus ikut memikirkan nasib teman-teman kita yang kurang beruntung itu. Yah, seperti mengadakan baksti sosial lewat OSIS misalnya,? katanya lagi.

Komen senada datang dari Sidik. Menurut cowok manis dari SMAN 7 Makassar ini, sudah saatnya remaja mulai ikut berpikir mengenai kehidupan sosial. ?Karena kita ini masih berusia remaja, yah sepertinya kehidupan anak muda jalanan seperti itulah yang harus kita pikirkan. Cobalah membantu,? kata siswa kelas XI-2 ini.

Namun Sidik tidak bisa merinci bentuk bantuan dan kepedulian yang bagaimana yang harus dilakukan untuk remaja seperti Sapri. Tapi maklumlah, kalau pun Sidik tahu, belum tentu dia mampu mewujudkannya. Nah kalau begitu, anak-anak jalanan seperti Sapri tanggung jawab siapa dong? Mereka tentu tidak bisa ?ditelantarkan? begitu saja. Yap, tampaknya harus ada yang turun tangan nih. (rek6)


bloggerpeduli

Categories: Pendidikan Bangsa
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.